Makassar, 2 Oktober 2025 – Universitas Fajar (UNIFA) tengah mematangkan rencana pembukaan program studi baru Sarjana (S1) Pariwisata di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial (FEIS). Rencana tersebut dipresentasikan oleh Tim Task Force Borang Prodi Pariwisata UNIFA di hadapan Tim Kelembagaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah IX, Kamis (2/10/2025).
Tim dipimpin oleh Deputi Rektor I UNIFA, Prof. Dr. Ismail Marzuki, S.Si., M.Si., dan diterima langsung oleh Ketua Kelembagaan L2DIKTI Wilayah IX, Andi Walitakhri, S.E., M.Ak., M.H., beserta jajarannya.
Dalam pemaparannya, Prof. Ismail menjelaskan bahwa pembukaan S1 Pariwisata ini merupakan tindak lanjut dari alih bentuk Program Studi D3 Bina Wisata yang saat ini tengah menyelesaikan masa studi mahasiswa terakhirnya.
“Potensi pasar untuk S1 Pariwisata di Sulawesi Selatan sangat besar, apalagi ditunjang dengan sumber daya dosen yang dimiliki UNIFA. Karena itu, kami melihat urgensi untuk menghadirkan program studi ini sebagai jawaban atas kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang,” ungkap Prof. Ismail.
Sementara itu, Andi Walitakhri menyampaikan sejumlah poin penting yang harus menjadi perhatian dalam pendirian program studi baru. Di antaranya adalah ketersediaan sumber daya manusia yang linear dengan bidang keilmuan, struktur kurikulum yang menyeimbangkan teori dan praktik, serta sarana dan prasarana pendukung.
“Jika memungkinkan, porsi mata kuliah terapan sebaiknya mencapai sekitar 40% dari total SKS yang tersedia. Dengan begitu, lulusan S1 Pariwisata akan memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja,” jelasnya.

Selain Deputi Rektor I, turut hadir dalam pertemuan ini:
Dr. Yusmanizar, S.Sos., M.I.Kom., Dekan FEIS UNIFA,
Dr. Ir. M. Chaerul, ST., SKM., MSc., IPM., AER., C.MT., C.PS., Ketua LP2MI UNIFA,
Erna Cahyani, SST.Par., M.Si., Ketua Prodi D3 Bina Wisata,
Dr. Nasrullah, SST.Par., M.Sc., dosen Bina Wisata, dan
Meidy Putri Utami, S.Tr.Par., M.Sc., dosen Bina Wisata.
Dengan adanya rencana pendirian S1 Pariwisata ini, UNIFA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Selatan.