Makassar, 10 Desember 2025 - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Fajar (UNIFA) menggelar Sosialisasi Panduan Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemdikbudristek Tahun 2026 sebagai langkah peningkatan kapasitas riset dosen di lingkungan UNIFA.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu:
Prof. Dr. Ir. Erniati, ST., MT.
Dr. Abdul Samad A, SE., M.Si.
Dalam pemaparannya, Prof. Erni menekankan pentingnya penyelarasan proposal dengan peta jalan penelitian institusi. Ia mengingatkan bahwa proposal yang baik tidak hanya memenuhi format teknis, tetapi harus memiliki kekuatan pada aspek novelty, relevansi, serta dampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan. Ia juga mengajak dosen untuk lebih aktif melakukan kolaborasi lintas prodi agar luaran penelitian semakin beragam dan kompetitif.
Sementara itu, Dr. Abdul Samad A memaparkan struktur penilaian hibah, strategi memperkuat argumentasi akademik, serta trik untuk menghindari kesalahan umum dalam penyusunan proposal penelitian maupun pengabdian.
Kegiatan dipandu oleh Syamsul Riyadi, SE., MM. selaku moderator. Ia menegaskan komitmen UNIFA untuk memastikan setiap proposal yang diajukan memiliki kualitas optimal.
“Melalui coaching ini, kami ingin memastikan setiap proposal yang diajukan dosen UNIFA memiliki kualitas yang kuat dan memenuhi standar penilaian. Sebelum dikirim ke kementerian, seluruh proposal akan direview internal terlebih dahulu,” jelas Syamsul Riyadi.
LPPM UNIFA akan menindaklanjuti sosialisasi ini dengan coaching clinic penyusunan proposal. Tahap pendampingan ini akan menjadi ruang konsultasi bagi dosen untuk memastikan proposal mereka siap bersaing di tingkat nasional.
Sosialisasi ini mempertegas komitmen UNIFA dalam membangun budaya riset yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendorong dosen untuk aktif menghasilkan karya ilmiah yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.