
Makassar - Program Studi Sastra Inggris Universitas Fajar (UNIFA) kembali menghadirkan ruang kolaborasi literasi, kreativitas, dan seni melalui Litera Fest UNIFA 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Edelweis Universitas Fajar, Mengusung Tema "Digital Humanities: A Breakthrough" kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi keterkaitan antara humaniora dan perkembangan teknologi digital dalam menghadirkan inovasi di bidang literasi dan pendidikan, Rabu (15/7/2026)
Litera Fest UNIFA 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi antara Program Studi Sastra Inggris UNIFA dan Program Studi Sastra Inggris UIN Alauddin Makassar. Kolaborasi Kedua di tahun ini, menjadi wujud sinergi antarinstitusi dalam mendorong pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus memperkuat budaya literasi di era transformasi digital.
Beragam rangkaian kegiatan dihadirkan dalam festival ini, mulai dari Children's Literacy Talk Show yang mengangkat pentingnya membangun budaya literasi sejak usia dini, Student Creative Showcase sebagai panggung apresiasi karya dan kreativitas mahasiswa, Book Bazaar yang menghadirkan berbagai koleksi bacaan, hingga Reading Corner yang memberikan ruang nyaman bagi pengunjung untuk menikmati berbagai karya literasi.
Puncak kegiatan Litera Fest UNIFA 2026 ditandai dengan pementasan drama kolaboratif yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UNIFA bersama mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UIN Alauddin Makassar. Melalui pertunjukan ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan kemampuan berbahasa Inggris dan seni peran, tetapi juga menghadirkan interpretasi kreatif terhadap isu-isu humaniora yang relevan dengan perkembangan digital saat ini.

Ketua Panitia, Andri anto tirta wijaya menyampaikan tema "Digital Humanities: A Breakthrough" dipilih sebagai refleksi atas semakin eratnya hubungan antara ilmu humaniora dengan teknologi digital dalam kehidupan masyarakat modern. Digital humanities membuka peluang baru bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, Dr.Muhammad Gafur Kadar,SE.,M.Si mengapresiasi kegiatan ini Litera Fest atas dedikasi, kreativitas, dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan dalam setiap rangkaian kegiatan, Mahasiswa tidak hanya mempunyai kemampuan teknologi tetapi juga harus mampu dengan kemampuan nilai kemanusiaan di dalamnya, Ucapnya. "Litera Fest bukan sekadar festival literasi
dan seni, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kepekaan terhadap perkembangan dunia digital. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui literasi," ujarnya.

Kegiatan ini, Kegiatan Litera Fest UNIFA 2026 turut dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Fajar, dosen Program Studi Sastra Inggris UNIFA, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, serta Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Kehadiran para akademisi dan pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan literasi, kreativitas, dan kolaborasi antarinstitusi dalam menjawab tantangan humaniora di era digital.
Melalui Litera Fest UNIFA 2026, Universitas Fajar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan adaptasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. Semangat kolaborasi yang terbangun bersama UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan karya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.