
Makassar – Universitas Fajar (UNIFA) menggelar kegiatan Boothcamp & Grand Final Unmute By Unifers yang diikuti oleh 366 pelajar dari berbagai sekolah di Makassar, Gowa dan Maros. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari di mulai pada 24-26 Agustus 2026 di Kampus Universitas Fajar. Melalui kegiatan ini, sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda melalui pembelajaran interaktif yang berfokus pada kemampuan Public Speaking, Artificial Intelligence (AI) Literacy, dan Social Media.
Program Unmute By Unifers mendorong para pelajar untuk berani keluar dari zona nyaman, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak untuk terlibat aktif dalam berbagai sesi pembelajaran dan tantangan yang dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi secara positif.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Fajar Dr. Muliyadi Hamid, S.E., M.Si menyampaikan bahwa kehadiran perguruan tinggi Universitas Fajar harus mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat. Masyarakat itu sangat luas, mulai dari masyarakat bisnis, pemuda, keagamaan, hingga masyarakat pendidikan. Universitas harus hadir dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan, perkembangan, serta peradaban manusia di lingkungan kita. Salah satu dampak yang ingin kami hadirkan melalui kegiatan ini adalah bagi anak-anak muda, khususnya pelajar SMA dan SMK di Sulawesi Selatan. Pada tahap awal, kami menargetkan untuk menjangkau 50 sekolah, Ke depan, kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah, bahkan paling tidak 100 sekolah di Sulawesi Selatan.
Hari ini, kita berkumpul bersama dengan para peserta terbaik atau champions dari sekolah masing-masing untuk mengikuti Bootcamp & Grand Final UNMUTE. Namun, seperti yang telah disampaikan sebelumnya, kegiatan ini bukan semata-mata tentang kompetisi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana melalui kegiatan ini terjadi interaksi, perubahan cara berpikir, transformasi pola pikir, serta transformasi dalam berkarya, Ucap Rektor UNIFA.

Pada Sesi Public Speaking, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya keberanian berbicara di depan umum, membangun rasa percaya diri, serta menyampaikan pesan secara efektif. Selain itu, perkembangan teknologi juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini melalui AI Literacy. Para peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab. Literasi AI menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dipahami oleh generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat. Pada sesi Sosial Media, peserta akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan media sosial secara kreatif dan produktif. Melalui sesi ini, para pelajar didorong untuk melihat media sosial tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun personal branding, berkarya, hingga membuka peluang pengembangan diri.
Puncak kegiatan berlangsung dalam Grand Final UNMUTE, yang menjadi ajang bagi para peserta terpilih untuk menunjukkan kemampuan dan hasil pembelajaran yang telah mereka peroleh selama rangkaian kegiatan. Grand Final ini menjadi momentum pembuktian keberanian para pelajar untuk tampil, berbicara, berkreasi, dan menyampaikan ide terbaik mereka. Melalui kegiatan Bootcamp & Grand Final UNMUTE by UNIFERS, UNIFA terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda yang adaptif, kreatif, komunikatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Dengan semangat Program UNMUTE by Unifers, para peserta diharapkan tidak lagi ragu untuk menyuarakan ide, menunjukkan kemampuan, dan mengambil peran dalam menciptakan masa depan. Sebab, setiap potensi yang dimiliki generasi muda layak untuk ditemukan dan dikembangkan