Universitas Fajar (Unifa) melakukan kerja sama dengan Universitas
Muslim Indonesia (UMI) dalam rangka peningkatan mutu institusi. Kerja sama ini
ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di
gedung Pascasarjana UMI antara Rektor Unifa dan Rektor UMI, Selasa (14-7-
2020).
Dalam kerja sama ini, kedua pimpinan institusi bekerja sama membangun
sinergitas institusi dalam rangka tridarma perguruan tinggi dalam rangka Kampus
Merdeka. Tujuannya untuk melakukan kolaborasi institusi dalam bidang
pengembangan mutu perguran tinggi.
Rektor UMI, Prof Basri Modding menyebutkan saat ini banyak kampus yang nyaris
bangkrut akibat pandemi virus Corona. Kampus memiliki ruang kuliah yang banyak
dengan fasilitas yang baik namun tidak ada mahasiswanya. Kondisi inilah yang
harus menjadi perhatian untuk melakukan kolaborasi antar kampus.
"Saat ini tidak ada lagi ruang bersaing antar kampus. Yang harus dilakukan adalag
kolaborasi untuk menghadapi persaingan menghadapi tuntutan kondisi, utamanya
dalam bidang teknologi informasi," jelas Basri Modding.
Rektor Unifa, Muliyadi Hamid menyebutkan kerja sama dalam bidang Pendidikan,
Penelitian, dan Pengabdian masyarakat ini untuk mewujudkan Kampus Merdeka.
Dengan kerja sama ini, masing-masing institusi bisa melakukan banyak hal antara
lain Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama dan perningkatan kurikulum pendidikan
untuk mencapai mutu yang baik.
Kampus Merdeka adalah pola baru dalam sistem pembelajaran pendidikan tinggi di
Indonesia. Ini merupakan konsep baru Merdeka Belajar di perguruan tinggi yang
dirilis oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Dalam konsep Kampus Merdeka, mahasiswa diberi keluasaan dengan jatah dua
semester untuk kegiatan di luar kelas untuk membiasakan diri dengan dunia kerja.
"Kita tahu bersama di Kawasan Timur Indonesia (KTI), hanya UMI yang meraih
akreditasi A. Tak salah, kami sebagai adik bungsu UMI untuk belajar dan kerja
sama pada kampus yang memiliki reputasi seperti ini," tutur Muliyadi.
Sehari sebelumnya, Senin (13-7-2020),Unifa juga menggelar kerja sama serupa
dengan empat kampus lain, yaitu Universitas Islam jakarta, Universitas
Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, dan Universitas
Nahdatul Ulama Sultra. (humas)