Makassar, 22 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Fajar (UNIFA) melalui cabang lomba debat bahasa Inggris. Dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) 2025, tiga mahasiswa berhasil lolos seleksi wilayah dan siap mewakili kampus ke tingkat nasional.
Delegasi UNIFA terdiri dari Gea Annisa Destiana (Program Studi Sastra Inggris) dan Muhammad Yassir Lii (Program Studi Hubungan Internasional) sebagai debaters, serta Sheila Putri Prijayani (Program Studi Sastra Inggris) sebagai N1 Adjudicator yang akan bertugas sebagai juri nasional.
NUDC merupakan kompetisi debat bahasa Inggris rutin yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ajang ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk bersaing memperebutkan 96 tempat di tingkat nasional. Tahun ini, NUDC tingkat nasional akan dilaksanakan pada 20–26 Oktober 2025 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah.
Dosen pembimbing, Asri Mulya Setiawan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari proses panjang pembinaan mahasiswa.
“Alhamdulillah, Universitas Fajar telah empat kali lolos sebagai tim NUDC tingkat nasional, yaitu pada tahun 2021, 2022, 2023, dan kini 2025. Ketidaksertaan kami di tahun 2024 menjadi cambuk untuk mengevaluasi proses pelatihan debat. Sejak awal 2025 kami membentuk study club agar latihan lebih intens, terarah, dan menumbuhkan chemistry antar pasangan debat. Hasilnya, tahun ini kami kembali meraih kesempatan untuk tampil di ajang nasional,” jelasnya.
Selama persiapan, tim UNIFA mendapat pendampingan intensif dari Dr. Ana Rosida, S.S., M.Pd. dan Asri Mulya Setiawan, S.T., M.T.. Keduanya berharap agar delegasi mampu menunjukkan performa terbaik di tingkat nasional dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.
Keberhasilan ini menegaskan kembali bahwa Universitas Fajar konsisten melahirkan generasi muda yang berdaya saing, khususnya dalam bidang debat bahasa Inggris yang menuntut keterampilan analisis, komunikasi kritis, dan kolaborasi.