Mahasiswa ilmu komunikasi angkatan 2020 mengadakan webinar yang bertajuk “Bangkitnya Generasi Milenial Dengan Semangat Pancasila Di Era 4.0” sukses diadakan melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (06/02/21).
Webinar Kewarganegaraan diadakan pada sabtu 6 februari 2021 pukul 09.00 - selesai di Bikin Bikin Creative Hub. Webinar yang bertema bangkitnya generasi milenial ini merupakan tugas akhir yang telah dirampungkan selama satu bulan dalam mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan pada angkatan 2020 sebanyak 92 orang mahasiswa/i yang terbagi dalam tiga kelas di Universitas Fajar.
Kegiatan tersebut dimulai pukul 09:00 WITA-selesai dan A.M Rafly Erdian Rifai ditunjuk sebagai Ketua Panitia dalam kegiatan webinar kewarganegaraan. Mengingat belum di perbolehkannya melaksanakan kegiatan/berkumpul dalam jumlah banyak maka di gunakan dua cara yaitu online dan offline, sedangkan yang offline dibatasi sehingga hanya di hadiri 20 jumlah peserta dan sebagian mengikuti secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 241 peserta yang terdaftar dalam kegiatan ini.
Webinar ini menghadirkan Puteri Padriani Paris, S.Sos., M.Ikom, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Fajar, Ali Rahman, SH., MH, Sekertaris Jendral DPP Kebangkitan Pemuda Nusantara, dan dipandu oleh Ainun Arya Azzahra Touwe selaku moderator dan Wasri Yanti selaku mc.
Tujuan kegiatan ini yaitu untuk menjaring informasi dan pengetahuan dalam cakupan paham pancasila kepada generasi milenial pada revolusi industry dan membangkitkan semangat milenial berdasarkan paham pancasila di revolusi industry di masa sekarang.
Dalam materinya, Ali Rahman menjelaskan bahwa belajar tentang intelektual tidak hanya dengan teori tapi juga bagaimana mempersiapkan generasi muda ini kita harus banyak memberikan kesadaran terhadap anak milenial yang dapat membangun tanpa melupakan identitas nasional.
Intinya, kita harus mampu mengimplementasikan pancasila meskipun masih banyak yang menghilangkan hak asasi manusia orang lain. Masih banyak yang hanya fokus pada konten tapi tidak fokus pada nilai hak asasi manusia, pesan beliau di sela-sela materinya.

Sementara itu, Dosen Ilmu Komunikasi Puteri Padriani Paris mengatakan tidak dapat dipungkiri masih banyak anak milenial yang kurang paham mengenai pancasila. Bukan berarti itu tidak wajar tapi di era ini sangat penting sekali menanamkan sila ketiga pancasila yaitu persatuan Indonesia.
Puteri menambahkan "memberikan edukasi atau pemahaman terhadap sudut-sudut atau dasar-dasar tentang pancasila memang perlu ada semangat untuk kesadaran kepada generasi muda. semoga diskusi-diskusi seperti ini tidak hanya berhenti disini tapi dapat berkembang dengan topik-topik yang lebih menarik lagi tentunya tentang pancasila dan bhineka tunggal ika", jelasnya