Program RPL (Rekognisi Pembelajarn Lampau) Universitas Fajar
UNIVERSITAS FAJAR - Sebanyak 27 mahasiswa program magister dari dua prodi yakni Magister Ilmu Komunikasi (MIkom) dan Magister Manajemen (MM) di Universitas Fajar (UNIFA) menjalani yudisium, Sabtu (11/5/24).
Rinciannya adalah 15 mahasiswa dari program MIKom dan 12 dari program MM, mengikuti yudisium yang dipimpin Dekan Pascasarjana UNIFA, Dr Ir Mujahid SE MM didampingi Wakil Dekan Dr Sri Gusty ST MT.
Didampingi tiga Kaprodi program magister di UNIFA, masing-masing Kaprodi MM, Dr Nurmadhani Fitri Suyuthi SE MSi, Kaprodi MIKom, Dr Andi Vita Sukmarini SIKom, MIKom dan Kaprodi MRIL, Dr Eng Ir Poppy Indrayani ST MEng, Mujahid menyampaikan rasa bangga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang menjalani yudisium sore tadi. Lantaran sebagian besar di antaranya adalah pemegang kebijakan di wilayah kerja masing-masing seperti manajer, kepala dinas, bahkan ketua DPRD dan wakil bupati.
"Kita berbangga karena Ketua DPRD Maros dan Wakil Bupati Maros hadir di tengah-tengah kita, menjadi mahasiswa dan merampungkan magisternya di UNIFA. Ada juga kepala dinas, calon sekwan dan lainnya," kata Mujahid.
Disebutkan dari total 27 mahasiswa yang menjalani yudisium ini, didominasi mahasiswa dari jalur RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Hanya dua di antaranya yang merupakan mahasiswa magister jalur reguler yang rata-rata menyelesaikan studi empat semester.
Mujahid menjelaskan baik program RPL dan kuliah reguler tidak ada bedanya. Hanya saja diakui program RPL bisa lebih cepat yakni hanya dua semester, sebab sebagian besar mata kuliah sudah diklaim melalui asistensi dari pengalaman kerja masing-masing.
Sementara untuk jadwal wisuda telah ditetapkan pada 25 Mei mendatang di Claro Hotel, diikuti sebanyak 130 mahasiswa program magister dari tiga prodi di UNIFA. Yakni Magister Manajemen (MM), Magister Ilmu Komunikasi (MIKom) dan Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (MRIL).
"Wisuda nanti Insyaallah menjadi yang terbanyak untuk program magister di UNIFA. Sebelumnya paling hanya 20 dari magister, selebihnya mahasiswa S1," beber Mujahid.
Di antara mahasiswa yang menjalani yudisium magister tersebut adalah Ketua DPRD Maros Patarai Amir dan Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari serta suaminya yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, Andi Baso Arman.