Makassar – H.M. Alwi Hamu, pendiri Fajar Group, meninggal dunia pada Sabtu, 18 Januari 2025, di Rumah Sakit Puri, Jakarta Barat. Beliau wafat pada usia 80 tahun setelah menderita stroke selama empat tahun terakhir.
H.M. Alwi Hamu meninggalkan enam anak, 22 cucu, dan lima cicit. Istri beliau, H. Nuraeni Gani, telah meninggal dunia dua tahun sebelumnya.
Perjalanan Karier
H.M. Alwi Hamu memulai perjalanan jurnalistiknya pada tahun 1966 ketika menjadi bagian dari Ikatan Pers Mahasiswa Sulawesi Selatan (IPMI). Beliau menerbitkan Koran KAMI Sulsel yang menjadi salah satu media mahasiswa pada masa itu.
Pada masa kepemimpinannya di IPMI, beliau sempat menghadapi proses hukum akibat pemberitaan yang diterbitkan. Salah satu kasusnya berujung pada putusan dua tahun penjara, meskipun akhirnya dihentikan melalui deponir.
H.M. Alwi Hamu mendirikan Harian Fajar, yang berkembang menjadi salah satu media terbesar di kawasan timur Indonesia. Media ini turut berperan dalam menyediakan informasi bagi masyarakat.
Pada tahun 2007, Graha Pena diresmikan sebagai kantor pusat Fajar Group. Gedung berlantai 19 ini tercatat sebagai salah satu gedung tertinggi di luar Pulau Jawa pada masanya.
Kontribusi H.M. Alwi Hamu dalam dunia pendidikan dimulai jauh sebelum pendirian Universitas Fajar (UNIFA) pada tahun 2008. Beliau turut mendirikan sejumlah institusi pendidikan, seperti Akademi Akuntansi, Akademi Pariwisata, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM), dan Nitro, yang menjadi salah satu pionir pendidikan di berbagai bidang di kawasan timur Indonesia.
Melalui berbagai institusi tersebut, H.M. Alwi Hamu berperan aktif dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di Indonesia Timur.


Pemakaman
Jenazah H.M. Alwi Hamu dimakamkan di Makassar setelah diterbangkan dari Jakarta. Ratusan pelayat, termasuk tokoh masyarakat dan insan pers, menghadiri prosesi pemakaman. Doa bersama juga digelar di Graha Pena sebagai bentuk penghormatan.
Warisan
H.M. Alwi Hamu meninggalkan berbagai karya yang mencakup bidang jurnalistik, pendidikan, dan pembangunan.