Logo

Berkah Ramadhan, UNIFA Terima Bantuan Pembangunan Masjid Al-Fajri Dari BUMN

Rektor Universitas Fajar, Dr. Muliyadi Hamid menerima bantuan pembangunan masjid Al Fajri sebesar 50 juta rupiah dari PT Semen Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan oleh Muhammad Rapsel Ali, anggota komisi VI DPR RI mengawali kegiatan Sosialisasi Kebangsaan MPR-RI di Ballroom Unifa, Rabu (21/4).

Dalam sambutannya, Rektor Unifa menyatakan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan terhadap pembangunan masjid di Unifa dari BUMN penghasil semen terbesar di Indonesia tersebut.

“Bantuan ini sangat berarti demi kelancaran proses pembangunan masjid di kampus kami, semoga menambah keberkahan utamanya di bulan Ramadhan seperti saat ini,” ujarMuliyadi.

Berkaitan dengan kegiatan sosialisasi kebangsaan, Muliyadi mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut sangat penting demi meningkatkan wawasan kebangsaan civitas akademika Unifa mengingat saatini porsi pendidikan berbangsa dan bernegara dalam kurikulum terbilang minim.  

“Saat ini kementerian pendidikan sedang merancang kurikulum secara nasional yang berisikan muatan kebangsaan, khususnya bagi perguruan tinggi dimana hal tersebut tidak lepas dari berbagai masukan oleh para wakil rakyat di lembaga legislatif”,  ungkap Muliyadi.

Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Fajar, Dr. M. Ridwan Arif, bahwa sejak awal tujuan Yayasan yang didirikan oleh HM Alwi Hamu tersebut berfokus pada pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia dilingkup keluarga besar Fajar Group.

“Demi peningkatan mutu sumber daya manusia yang menjadi fokus utama Yayasan Pendidikan Fajar, kami selalu terbuka dengan berbagai bentuk kerjasama dan partisipasi berbagai pihak seperti saat ini,” tutur Ridwan.

Dijelaskannya, bahwa pendidikan bukanlah tanggung jawab lembagapendidikan semata melainkan perlu juga peran aktif secara bersama-sama dari pihak pemerintah, dunia industri, dan masyarakat secara umum. 

Selanjuntnya dalam sambutan membuka kegiatan Sosialisasi Kebangsaan MPR RI tersebut, Muhammad Rapsel Ali menyatakan bahwa dalam mengamalka nwawasan kebangasaan generasi muda perlu mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang menjunjung tinggi azas kebermanfaatan mulai dar ilingkungan sekitar.

“Keberaganan budaya terbukti mempersatukan bangsa kita dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mahasiswa selaku generasi penerus wajib untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai persatuan yang sudah terbangun sejak lama,” tegas Rapsel.

 



Dipost Oleh Super Administrator

Seorang administrator bagian HUMAS Universitas Fajar

Tinggalkan Komentar