UNIVERSITAS FAJAR - Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) Makassar kembali melakukan yudisium kepada 47 mahasiswa magister dari tiga program studi di smart classroom Gedung Pascasarjana Unifa Makassar, Sabtu (24/2/2024)
Dekan Fakultas Pascasarjana Unifa Makassar, Dr Ir Mujahid SE MM, menjelaskan yudisium ini adalah prosesi sakral yang menandai gelar magister bisa melekat diakhir nama mahasiswa.
“Setelah saya membacakan yudisium ini, bapak ibu sudah bisa menuliskan gelar barunya dikartu namanya” Ungkapnya diwarnai tawa peserta.
Ia juga menyampaikan selamat atas gelar baru yang telah diraih mahasiswa. “Semoga gelar dan ilmunya diberkahi dan berguna bagi keluarga, bangsa dan negara,” harapnya.

Sementara itu, Salah satu peserta yudisium Nasir abd majid mengaku sangat bersyukur karena apa yang telah dicita-citakannya, yakni bisa menyelesaikan pendidikan S2 bisa terwujud berkat program RPL Unifa.
"Dengan hadirnya (Program RPL) unifa ini kita sangat bersyukur, saya tidak pernah kefikiran bisa menyelesaikan S2. Alhamdulillah kita diberi kemudahan meskipun tidak mudah mudah amat karena penuh perjuangan juga. Sudah lama saya cita-citakan dan akhirnya terwujud" Ungkapnya diiringi tangis haru.
Yudisium fakultas pascasarjana ini dihadiri Dekan fakultas pascasarjana Dr Ir Mujahid SE MM, Wakil dekan Dr Sry Gusti, ST. MT., Kaprodi magister management Dr. Nurmadhani Fitri Suyuti, SE., M. Si, Kaprodi Magister Ilmu komunikasi (MIKOM) Dr. Andi Vita Sukmarini, M. I. Kom, dan Kaprodi MRIL Dr Eng Poppy Andrayani ST M.Eng.

Yudisium ini dirangkaikan dengan Penyerahan tesis dan Penyerahan surat tanda lulus dari Unifa kepada seluruh peserta. 47 Mahasiswa magister ini terdiri dari 13 Orang Magister ilmu komunikasi, 32 Orang Magister Manajemen dan 2 orang Magister rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan.
47 Mahasiswa Magister Unifa yang resmi menyandang gelar S2 ini merupakan mahasiswa yang mengikuti program RPL yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan dan wilayah yang berbeda. Menariknya yudisium ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang berasal dari kabupaten penajam pasir utara kalimantan timur dan berbagai wilayah lainnya di sulawesi selatan.