Loading...
Logo

Memahami Dunia Usaha Dalam Seminar Lets Be Smart To Be Entrepreneur

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Fajar (Unifa) gelar Seminar Entrepreneur dengan mengangkat tema “Let’s Be Smart To Be Entrepreneur”di Go Food Festival Makassar (Eat & Out Karebosi). Selasa, (5/2).

Dengan menghadirkan Andi Sudirman dan Andi Abdul Aziz (Perwakilan Pajak KPP Madya Makassar), Yuspratman Yunus (Ketua HIPMI PT. Sulsel), dan Ali Haqqi (Owner Koelaris) sebagai pemateri.

Dalam seminar tersebut KPP Madya Makassar, Andi Aziz menyatakan bahwa dalam dunia usaha atau bisnis tentu tidak akan lepas dari yang namanya pajak. Karena dari pajak disitulah letak perputaran ekonomi negara.

“Perputaran ekonomi di negara kita tak lepas dari dunia usaha bisnis baik usaha kecil maupun besar. Karena dari situlah penggunaan pajak digunakan untuk pengembangan fasilitas baik pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan sebagainya. Semuanya di back up dari pajak”, terangnya.

Di sela-sela materinya, Sudirman juga menambahkan kalau orang-orang yang harus membayar pajak tentunya adalah orang yang sudah memiliki badan usaha bisnis. Ia menuturkan kalau dalam pajak sudah ada yang namanya unsur keadilan.

“Wajib pajak pada dasarnya ada dua, baik itu perorangan maupun berbadan usaha hukum. Mereka yang wajib pajak adalah bagi pelaku usaha bisnis yang memiliki pendapatan omzet atau penghasilan yang besar, dari situlah ada namanya keadilan pajak”, ujarnya.

Pada sesi yang sama Yuspratman Yunus, Ketua HIMPMI PT. Sulsel ingin mengajak anak muda millenial untuk terjun bergelut di dunia usaha. Karena menurutnya banyak sekarang anak muda mau mendaftar jadi PNS atau karyawan daripada menjadi pengusaha.

“Indonesia hari ini memanggil teman-teman anak muda untuk menjadi pengusaha. Kami mendorong teman-teman semua untuk menjadi pengusaha muda. Dalam survei yang pernah dilakukan oleh HIPMI banyak orang cenderung untuk menjadi karyawan, PNS, dan hanya sedikit yang ingin menjadi seorang pengusaha. Dari situlah kami mengajak anak muda untuk mulai berbisnis”, ucapnya.

Selain itu owner Koelaris memberikan pesan kepada anak muda bahwa sebelum bergelut di dunia usaha bisnis yang perlu diperhatikan adalah konsistensi kita.

“Berbisnis itu jangan setengah-setengah, tapi harus ada niat dan passion untuk menjadi seorang pengusaha. Harus konsisten, jangan terlalu banyak berfikir. Tapi langsung action. Dari kesalahan-kesalan sebelumnya yang pernah dilakukan dalam berbisnis nantinya akan mendapat kebenaran atas usaha kita selama ini”, tutup Ali Haqqi.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Unifa, Muh. Bisyri, S.Ksi., M.I.Kom turut hadir meramaikan sekaligus membuka acara. Seminar tersebut merupakan tugas final mata kuliah PR Issue & Reputation (PR Campaign) yang diampuh oleh dosen Soraya Firdausy, S.I.Kom., M.I.Kom.

Sumber: hitscampus.com



Dipost Oleh Super Administrator

Seorang administrator bagian HUMAS Universitas Fajar

Tinggalkan Komentar