Logo

Mahasiswa D3 Akuntansi Dan D3 Bina Wisata Bekerjasama Adakan VOKASI Entrepreneurship Day

Mahasiswa Program Studi D3 Akuntansi bekerjasama dengan Mahasiswa Program Studi D3 Bina Wisata Universitas Fajar (Unifa) sukses menggelar kegiatan VOKASI Entrepreneurship Day dengan tema “Moving Fordward 4.0” yang dilaksanakan di pelataran gedung Unifa. Jum’at (1/2).

Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan dan mengajarkan kepada mahasiswa untuk mampu memfilter bakat dan potensi mereka. Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara mata kuliah Entrepreneurship D3 Akuntansi serta mata kuliah MICE D3 Bina Wisata.

“Semoga adik-adik mahasiswa tidak hanya berkarya sampai di sini. Tapi nantinya, lebih giat lagi sehingga produk-produk seperti ini bisa di bawa keluar dan dikenal oleh masyarakat”. Harapan Moh. Hatta Alwi sekaligus dosen pengampuh Entrepreneurship 2 di sela-sela sambutannya.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa  dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok menampilkan produk unggulan mereka, misalnya olahan makanan maupun kerajinan tangan. Mereja juga dibebaskan untuk memilih produk seperti yang akan mereka buat.

Dari sekian banyaknya produk yang dipamerkan, tentunya ada beberapa produk yang menarik perhatian pengunjung yaitu K.Cempol, kacang sembunyi yang cukup unik. Dilihat dari bentuknya yang jauh berbeda dengan kacang sembunyi pada umumnya. Kacang sembunyi ini terdiri dari 4 varian rasa; Pandan, Naga, dan Balado.

“Karena di kelompok kami perempuan semua, jadi kami mengangkat produk olahan makanan yaitu kacang sembunyi yang dimodifikasi seperti ini. Dan kami memilih 4 varian rasa tersebut karena kami melihat apa manfaat dari bahan itu”. Ujar Rini Jusriani sebagai ketua dalam kelompok ini.

Mereka juga mengungkapkan bahwa mereka terkejut dengan respon para pengunjung terhadap produk hasil buatan mereka. “Jujur kami tersanjung dengan respon para dosen dan pengunjung. Padahal dalam proses pembuatannya, kami sempat menghadapi berbagai kendala dan hampir menyerah. Tapi ya alhamdulillah hasilnya seperti ini”. Ungkapnya.

Selain olahan makanan, ada benda kerajinan tangan yang bahan utamanya adalah kulit kayu jati yang dibentuk sedemikian rupa sehingga jadi karya pajangan yang bagus. Nama produk ini adalah Ukiran Oliaju dengan slogan “Limbahmu, karyaku”.

“Ketika orang menebang pohon, yang mereka cari hanya kayunya dan kulitnya ini dibuang. Untuk itu, kami sebisa mungkin memanfaatkan kulit kayu yang bagi mereka adalah sampah, dan kami menyulapnya menjadi sebuah karya yang punya nilai jual”. Ujar Muftihatur Rahmah selaku anggota kelompok.

Kegiatan seperti ini memang sangat membantu mahasiswa mengembangkan skill dan potensi mereka. Semoga Universitas Fajar benar-benar mampu menjadi kampus Entrepreneur yang melahirkan generasi-generasi kreatif dan inovatif.

Sumber: hitscampus.com



Dipost Oleh Super Administrator

Seorang administrator bagian HUMAS Universitas Fajar

Tinggalkan Komentar