Logo

Australia Indonesia Centre melakukan FGD Australia-Indonesia dengan Mahasiswa UNIFA

Bersama Australia Indonesia Centre, Program Studi Hubungan Internsiona UNIFA pada Selasa (09/01/18) mengadakan Focus Group Discussions (FGD) dihadiri 13 mahasiswa Unifa dari berbagai program studi. Selain dihadiri mahasiswa program studi Hubungan Internasional UNIFA, juga diikuti oleh mahasiswa Akuntansi dan Sastra Inggris UNIFA. Dalam FGD yang membahas seputar kerjasama Indonesia – Australia ini hadir pula Kardina S.IP, MA. (dosen tetap HI UNIFA) serta Andi Batara Al Isra mahasiswi S3 University of Western Australia dengan dipandu oleh Antje Missbach (peneliti) dari Monash University.

 

Diskusi ilmiah ini merupakan rangkaian proses mendekatkan hubungan antara kedua negara, Indonesia – Australia di kampus Universitas Fajar yang diinisiasi Australia Indonesia Centre. Dari keseluruhan proses tersebut, dipilihlah beberapa kampus dari Jakarta dan Makassar. Antusiasme para mahasiswa begitu terasa dalam suasana diskusi yang sangat dinamis dan aktif hingga memakan waktu 3 jam lebih. Adapun topik-topik yang dibahas, diantaranya pandangan anak muda (millenials) terhadap ke-Indonesiaan. Seperti cita-cita mereka ke depan, penggunaan sosial media, tokoh publik dan selebgram, tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan, hingga harapan mereka terhadap Indonesia.

 

 

Peserta diskusi memiliki perasaan cinta terhadap Indonesia merupakan kesan yang muncul selama diskusi berlangsung. Ada dari mereka yang bercita-cita ingin kembali ke desa setelah mendapatkan pengalaman untuk membangun komunitasnya, ada juga yang ingin melanjutkan studinya untuk memperdalam ilmu yang telah mereka miliki. Setelah melakukan diskusi, beberapa peserta membincangkan latar belakang mereka, seperti kehidupan masa kecil, lingkungan tempat mereka tumbuh-berkembang, hingga aktivitas keseharian mereka.

 

 

Kesan yang muncul dari para visitor dalam diskusi kemarin adalah bahwa mahasiswa UNIFA mampu berpikir kritis. Mereka cenderung mengeluarkan pendapat karena memiliki banyak bacaan, sehingga pendapat-pendapat mereka tidak hanya mengandalkan intuisi semata, tetapi memiliki dasar dan logika yang kuat. Mereka pun mengeluarkan pendapat dengan bersemangat dari beberapa perspektif yang berbeda. Seolah semangat yang disampaikan para dosen bisa dirasakan dalam forum diskusi kemarin. Sepertinya, apa yang diajarkan di kelas oleh para dosen, mampu diserap mahasiswa dengan baik. (De2/Kar)



Dipost Oleh Super Administrator

Seorang administrator bagian HUMAS Universitas Fajar

1 Komentar

Tinggalkan Komentar